Desember 6, 2022

Biaya Kuliah Dan Hidup di Turki. Ternyata Semurah Ini!

Biaya Hidup di Turki – Beberapa tahun terakhir negara Turki mengalami banyak kemajuan. Kemajuan Turki di berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, teknologi dan militer membuat negara dua benua ini mulai diperhitungkan oleh negara-negara di dunia. Terutama dalam bidang pendidikan, peminat untuk kuliah di Turki meningkat pesat dari tahun ke tahun.

Menurut beberapa sumber online yang telah dirangkum, Turki merupakan salah satu destinasi menarik bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat universitas atau perguruan tinggi. Hal ini karena biaya kuliah di negara dengan ibukota Ankara tersebut bisa dikatakan relatif terjangkau. Selain itu, biaya untuk hidup di Turki juga terbilang murah.

Biaya Pendidikan Yang Sangat Murah

Sebagaimana dikutip dari situs Republika pada 2019, salah seorang mahasiswa asal Indonesia mengaku hanya membayar biaya kuliah sebesar 600 ribu rupiah per semester. Mahasiswa Universitas Kastamonu itu mengatakan, selain biaya kuliah, biaya hidup di Turki juga bisa dibilang sangat terjangkau, atau kurang lebih sama dengan Jakarta.

Universitas Suleyman Demirel misalnya, sebagaimana banyak kampus di dalam negeri, Fakultas Kedokteran memang menjadi fakultas dengan biaya kuliah paling mahal. Namun, tidak seperti kebanyakan jurusan kedokteran di Indonesia, pada 2019 lalu, biaya kuliah Fakultas Kedokteran di Universitas Suleyman Demirel sangat terjangkau, yaitu hanya sekitar 3,5 rupiah juta per semester.

Baca Juga : Biaya Kuliah Bursa Uludağ University Turki 2021 – 2022

Universitas negeri di Turki memiliki biaya kuliah yang lebih terjangkau daripada universitas swasta. Pada Program Pascasarjana di kampus negeri, tahun lalu, mahasiswa hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar 300 USD hingga 800 USD per tahun. Bandingkan dengan Program S2 di universitas swasta yang mematok biaya hingga 20 ribu USD per tahun.

Baca Juga :  7 Daftar Universitas Di Istanbul Turki

Di samping itu, biaya kuliah dengan pengantar bahasa Inggris secara umum memang lebih mahal. Untuk universitas negeri, biaya kuliah dengan pengantar bahasa Inggris sekitar 600 USD hingga 1.500 USD per tahun. Sementara, program studi dengan pengantar bahasa Turki di kampus yang sama hanya mematok biaya kuliah 240 USD hingga 750 USD per tahun. Berikut kisaran biaya kuliah terbaru di Turki.

Biaya Kuliah di Turki

Jenis UniversitasKisaran Biaya Per Semester
Universitas Negeri1.700 lira hingga 10.700 lira
Universitas Swasta3.500 lira hingga 14.000 lira

Selain biaya kuliah, yang harus dipertimbangkan saat memutuskan tinggal di luar negeri adalah biaya hidup. Nah, seperti telah diuraikan di atas, biaya hidup di Turki juga tergolong terjangkau. Biaya hidup di Turki lebih rendah dibandingkan beberapa negara seperti Spanyol, Afrika Selatan, Estonia, Taiwan, Republik Ceko, dan Jerman.

Namun, biaya hidup di Turki juga tergantung dari gaya hidup dan tempat tinggal. Sebagaimana di Tanah Air, ada beberapa kota di Turki yang mematok biaya hidup lebih tinggi dibandingkan kota lainnya, terutama apabila Anda memilih berdomisili di tengah kota, dekat pusat transportasi, dan tidak jauh dari fasilitas publik lainnya.

Rincian Biaya Hidup di Turki

Berdasarkan pengalaman seseorang yang pernah tinggal di Istanbul selama empat tahun, kebutuhan yang paling banyak menghabiskan biaya adalah tempat tinggal. Di kota Istanbul, pada tahun lalu, untuk sewa rumah tipe 1+0 (tanpa ada ruang tamu), berkisar 500 lira hingga 800 lira atau sekitar Rp1,75 juta hingga Rp2,8 juta per bulan. Biaya tersebut belum termasuk deposito, yang biasanya sebesar dua bulan uang sewa atau bisa lebih murah, tergantung permintaan pemilik rumah.

Baca Juga :  Ayo Persiapkan Diri Untuk Beasiswa Turki 2021

Jika Anda memutuskan mencari rumah tipe 1+1 (satu ruang tamu dan satu kamar), pada 2019, biaya sewanya sekitar 700 lira hingga 1.000 lira per bulan, bahkan ada yang di atas 1.000 lira. Untuk biaya sewa rumah tipe 2+1, biayanya sekitar 900 hingga 1.500 lira per bulan, sedangkan biaya sewa rumah tipe 3+1 atau tipe 4+1, umumnya di atas 1.300 lira per bulan.

Selain pengeluaran untuk biaya sewa rumah, Anda pun harus mengatur uang untuk keperluan lainnya. Misalnya tagihan listrik, pada tahun 2019 lalu, sekitar 40 lira hingga 100 lira per bulan, tergantung pemakaian. Kemudian, biaya untuk gas alam sebesar 100 lira hingga 300 lira per bulan, biaya untuk air sekitar 40 lira hingga 150 lira per bulan, biaya akses Wi-Fi sekitar 60 lira sampai 75 per lira bulan, dan biaya untuk belanja sehari-hari sekitar 100 lira per bulan.

Adapun untuk transportasi, bagi para mahasiswa, bisa menggunakan kartu mahasiswa sebagai pembayaran langganan. Misalnya tahun lalu, dengan budget sekitar 85 lira saja, mahasiswa bisa naik transportasi apa pun di Istanbul sebanyak 200 kali tap sepuasnya. Jadi, bagi mereka yang rumahnya jauh dari lokasi kampus dan harus transit beberapa kali, hal ini bisa sangat membantu.

Untuk perbandingan, seorang warna negara Indonesua yang tinggal di kota Kayseri mengaku mengeluarkan biaya sekitar Rp2,1 juta per bulan untuk menyewa rumah lengkap dengan 3 kamar, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi, 1 dapur, dan 1 balkon, bersama 4 orang temannya. Untuk biaya listrik, ia mengeluarkan biaya sekitar 150 ribu rupiah per bulan, sedangkan untuk tagihan air hanya 65 ribu rupiah per bulan. Berikut info terkini kisaran biaya hidup di Turki.

Baca Juga :  Jadwal Ujian YÖS Universitas Istanbul 2020

Biaya Hidup di Turki

PengeluaranKisaran Biaya
Sewa Tempat Tinggal750 lira – 1.000 lira per bulan (rumah)
300 – 600 lira per bulan (asrama)
Listrik73 lira – 130 lira per bulan
Gas Alam200 lira – 300 lira per bulan
Air20 lira – 150 lira per bulan
Internet20 – 85 lira per bulan
Belanja100 lira per bulan
Transportasi85 lira (langganan)

Pada saat saya menulis artikel ini, kurs 1 lira sama dengan Rp. 1.874.

Namun, sebelum berangkat ke Turki, Anda juga perlu mempertimbangkan beberapa hal. Turki merupakan salah satu negara di kawasan Eropa yang memiliki tingkat kemampuan bahasa Inggris cukup rendah, sehingga bisa menyulitkan dalam komunikasi. Selain itu, banyak makanan di Turki yang memiliki rasa yang berbeda, perbedaan budaya yang sangat kontras dengan Indonesia, serta kondisi cuaca yang berbeda dengan Tanah Air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *